1. Menutup Laptop dalam Keadaan Hidup

Kamu pasti sering banget nih, setelah habis pakai laptop langsung menutupnya dalam keadaan hidup tanpa Shut down. Kalau cuma sesekali mungkin nggak masalah, tapi jangan jadikan kebiasaan. Entah ini dibenarkan atau tidak, menutup laptop secara langsung dalam keadaan hidup akan sangat berbahaya untuk keamanan dan kesehatan dari laptop itu sendiri.
Maka dari itu, sebisa mungkin hindari menutup laptop dalam keadaan hidup. Kalau perlu setelah Shut down, tunggu dulu beberapa saat agar hawa panas yang dihasilkan laptop tersalurkan dengan baik.
2. Pasang Charge ke Laptop Dulu atau ke Listrik Dulu?

Sebenarnya pasang charge ke laptop dulu, baru dicolok ke listrik atau malah sebaliknya? Nah, ternyata seharusnya kamu menyambung charge terlebih dahulu ke arus listrik, baru kemudian menyambungkan ke laptop kamu. Pasalnya, loncatan daya pada charge saat pertama di colokan itu tidak stabil dan jika kamu masih melakukan hal ini secara rutin maka motherboard laptop kamu pasti akan mengalami kerusakan dengan cepat.
3. Charge Laptop Meski Baterai Tidak Habis

Mungkin kamu orangnya memang rajin sehingga sering men-charge laptop meskipun baterai masih belum habis. Jadi, sewaktu-waktu dibawa keluar, baterai laptop sudah penuh dan nggak harus repot mencari colokan listrik.
Namun, usahakan sebisa mungkin untuk charge laptop ketika baterai hampir habis yakni mencapai 10 persen. Jangan biarkan sampai baterai laptop kosong dan jangan pula charge laptop jika baterainya masih di atas 30 persen. Hal itu justru akan membuat kemampuan baterai dalam menyuplai daya semakin berkurang.
4. Tidak Memasang Baterai Laptop dan Langsung ke Colokan Listrik

Apakah kamu pernah melepas baterai laptop dan menggunakan laptop dengan langsung tersambung ke listrik? Mungkin maksud hati ingin baterai laptop supaya tetap tahan lama, tetapi hal itu justru salah kaprah dan akan merusak mainboard laptop kamu. Pasalnya, loncatan daya listrik tidak teratur bahkan bisa menyebabkan korsleting. Jadi, bukannya awet malah cepat rusak.
5. Meletakkan Laptop di Pangkuan atau di Kasur

Karena di rumah, tentu saja kamu sering menggunakan laptop di mana saja. Misalnya, menggunakan laptop di kasur sambil memangkunya di atas paha. Nah, sebaiknya jangan melakukan kebiasaan ini lama-lama. Pasalnya, hal ini bisa membuat aliran udara di bawah laptop menjadi terhambat dan panasnya akan mengendap. Kalau sudah panas, bukan hanya laptop yang bisa rusak tapi paha kamu juga bisa terbakar. Dan Menurut pakar kesehatan
Menempatkan laptop langsung di pangkuan kaki atau paha untuk waktu yang lama dapat membahayakan kodisi kulit.
Laptop memang diciptakan untuk memberikan kemudahan bagi para penggunanya, sehingga kita tak perlu repot duduk berlama-lama di depan meja. Tapi bekerja selama berjam-jam dengan laptop yang bertengger di pangkuan Anda dapat mengakibatkan kulit berubah warna. Bahkan panas yang memancar dari mesin laptop dapat membuat kulit menjadi terbakar.
Dokter Swiss menyebutnya ‘laptop-diinduksi dermatosis’. Dr Anuya Manerkar seorang dokter Cosmeto-dermatologis mendefinisikan “sebuah pigmentasi kulit yang kasar dihasilkan oleh kontak panas yang terlalu lama juga berlebihan sehingga mengakibatkan luka bakar”, jelasnya pada Times of India, dikutip Jumat (08/01/2016).
“Orang-orang yang menghabiskan waktu lama untuk belajar, membaca, atau bermain game di laptop, dengan kondisi laptop yang bertumpu di bagian kaki atas (paha) dapat mengalami kebakaran kulit,” tegas dokter kulit Dr Shreyas Kamath.
Efek yang akan terjadi pada keadaan kulit meninggalkan bintik-bintik, jelas Dr Manerkar.
Bahkan jika seseorang merasakan sakit secara berkepanjangan dan tidak pulih dengan sendirinya, maka dengan melakukan teknik biopsi, akan membuat kulit memulih hingga terhindar dari risiko kanker kulit.
6. Mengangkat Laptop dengan Memegang Layarnya

Saat sedang terburu-buru, tidak jarang kamu mengangkat laptop dengan memegang layarnya saja. Meski laptop kamu terbilang ringan sekalipun, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut mulai dari sekarang. Jika masih dilakukan juga, hal itu akan berdampak buruk terhadap engsel dan LCD laptop kamu.
7. Membongkar Laptop Sendiri

Membongkar PC desktop dan membongkar laptop itu tentulah berbeda, kecuali kamu ahli terhadap dua hal itu. Jika laptop bermasalah, jangan membongkarnya sendiri. Sebaiknya, kamu perbaiki laptop di service centerresmi atau orang yang memang ahli reparasi laptop. Jika kamu membongkar sendiri tanpa alat yang lengkap dan keahlian yang mumpuni, tentu bisa berakibat fatal dan laptop kamu bisa jadi rusak.
About the author