Cara Merawat Komputer Yang Baik
Assalamualaikum wr.wb
Kali ini Ngepost tentang merawat komputer yah , komputer juga dirawat guys jangan dibiarin komputer harus dibersihin kenapa yah? nah ini jawabanya kalau ada debu yg menempel pada sistem komputer akan jadi Komputer tidak mau menyala dan kamu kira itu rusak padahal karena salah kamu sendiri yang tidak membersihkan sebaiknya komputer di bersihkan 1bulan sekali atau 2minggu sekali perawatan.. ini cara agar komputer anda dirawat layaknya Hewan peliharaan :v ehh maaf..
Cara Merawat Komputer Yang Baik- Pada kesempatan Kali ini kami akan berbagi tips komputer kepada anda mengenai cara merawat komputer dengan baik dan benar dan tentunya lebi awet bebas gangguan beberpa penyakit yang bisa saja menyerangnya. Komputer tidak boleh hanya dipakai dan digunakan oleh kita begitu saja, komputer pun harus dilakukan perawatan pada komponen-komponennya untuk menjaga komputer agar dapat tetap bisa bekerja dan bisa terus digunakan oleh kita.
1. Tutup/close program yang tidak perlukan
Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer anda berjalan lambat (lelet) juga beban kerja komputer anda menjadi lebih berat yang akhirnya akan dapat memperpendek umur komponen pada komputer anda.
2. Ventilasi yang cukup
Maksudnya adalah tempatkan monitor maupun CPU anda sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari tembok ke monitor / CPU cukup lebar dan udara yang masuk cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tersebut. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Jika perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.
3. Install program antivirus dan updatelah secara berkala
Untuk dapat mengenali virus-virus baru pada komputer anda sebaiknya update program antivirus anda secara berkala. Virus yang terlanjur menyebar di komputer anda dapat membuat anda menginstall ulang komputer anda. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.
4. Uninstall atau buang program yang tidak anda gunakan
Ruang harddisk yang terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk anda sehingga beban kerja komputer anda akan lebih berat sehingga harddisk juga akan cepat rusak.
5. Pakailah UPS/Stabilizer.
Gunakanlah UPS untuk mengantisipasi listrik mati/padam secara tiba-tiba yang dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen komputer anda terutama pada harddisk. Jika anda tidak ada UPS, gunakanlah Stabilizer untuk mengantisipasi dan menstabilkan naik turunnya tegangan listrik.
6. Defrag harddisk anda secara berkala.
Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa agar mempermudah proses read/write pada komputer anda sehingga beban kerja komputer anda juga akan lebih ringan yang akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk.
Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk Defragmenter. Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver yang aktif pada komputer anda karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.
7. Aktifkan screensaver pada komputer anda.
Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yang penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Jika monitor menampilkan gambar yang sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor anda bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi. Cara mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera.
8. Bersihkan Recycle Bin atau file-file sampah secara rutin
Sebenarnya file/folder yang anda hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung terlebih dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yang sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lambat/lelet.
Caranya jalankannya, di Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle Bin Atau dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yang mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yang lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah itu klik OK.
9. Pasang kabel ground
Casing computer terkadang nyetrum saat dipegang, pasang kabel ground untuk mengantisipasi casing nyetrum. Caranya ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yang “nyasar” pada komputer anda menjadi hilang dan tidak menyetrum lagi dan hal ini juga dapat membuat komponen elektronik pada komputer anda lebih awet dan tahan lama.
10. Jangan meletakkan Speaker Active terlalu dekat dengan monitor
Hal ini kedengarannya seperti hal biasa dilakukan, karena pada umumnya speker diletakkan dekat di sisi kiri monitor dan sisi kanan monitor agar terlihat lebih rapi. Namun tanpa anda sadari medan magnet yang ada pada speaker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang. Dapat kami sarankan jarak speaker active anda masing-masing sebelah kiri dan kanan adalah 30cm agar medan magnet pada speaker tidak mempengaruhi warna monitor anda.
11. Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkala
Setidaknya enam bulan sekalilah hal ini harus anda lakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, kipas, dll) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer anda.
Cara membersihkan Komputer
1. Putuskan aliran listrik
Lepas semua kabel yang terhubung ke listrik pada CPU dan pada semua perangkat lain yang terhubung ke CPU seperti speaker, printer, monitor dan yang lain. Pastikan tak ada arus listrik yang masuk ke CPU baik secara langsung atau melalui perangkat lain seperti di atas.
2. Lepas perangkat yang terhubung
Lepaskan juga semua kabel yang terhubung ke CPU seperti mouse, keyboard, USB, speaker, LAN sehingga benar-benar tak ada kabel yang terhubung ke CPU.
3. Bersihkan PSU (Power Supply Unit)
Lepas semua kabel PSU yang menuju ke semua perangkat lain dalam komputer seperti mainboard, harddisk, DVD room dan yang lain bisa masih ada. Lalu lepas baut pengikat PSU pada casing. Bersihkan kipas PSU menggunakan kuas kecil yang halus secara pelan-pelan. Lalu tiup debu menggunakan blower atau alat peniup lain. Jika tak ada, boleh juga ditiup menggunakan mulut dengan tetap berhati-hati agar tak debu tak terhirup. Jika PSU sudah habis masa garansi, tidak perlu ragu untuk membukanya agar proses pembersihan lebih mudah. Setelah dipastikan sudah bersih, pasang kembali tutup PSU seperti semula.
Salah satu manfaat dari membersihkan kipas PSU (Power Supply Unit) adalah untuk mestabilkan temperatur panas dalam PSU. Kipas yang terlalu kotor karena tertutup debu membuat putaran kipas bergerak lambat sehingga PSU cepat panas.
4. Bersihkan perangkat dalam CPU
Lepaskan semua perangkat yang terhubung ke motherboard seperti kabel CD room, harddisk serta RAM dari tempatnya. Bersihkan semua debu dan kotoran lain yang menempel pada perangkat tersebut menggunakan kuas atau lap halus. Khusus untuk RAM, periksa juga konektor yang berwarna kuning keemasan. Bila terlihat kurang mengkilap, bersihkan dengan menggunakan penghapus pensil sampai mengkilap.
Kadang terjadi kasus komputer menyala, tetapi tidak terlihat tampilan apapun pada monitor. Itu adalah salah satu efek dari berkurangnya konektor RAM yang kotor. Perlu dibersihkan dengan cara di atas.
5. Bersihkan Motherboard
Setelah perangkat lain dilepas dari CPU dan dibersihkan, bagian CPU yang masih tertinggal dan menempel di casing adalah motherboard. Lepaskan semua baut pengikat menggunakan obeng dengan hati-hati. Jangan teledor dan lengah agar obeng tidak sampai merusak motherboard. Angkat dari casing, lalu bersihkan menggunakan kuas halus secara pelan-pelan dan tetap berhati-hati. Kalau tidak yakin, lebih baik tiup debu dan kotoran lain yang menempel pada permukaan motherboard menggunakan blower dengan sedikit kuat hingga benar benar bersih. Lakukan juga hal ini pada sisi belakang motherboard.
6. Bersihkan Kipas dan Heatsink Processor
Lepas semua pengikat heatsink dengan motherboard. Angkat pelan-pelan heatsink dari tempatnya. Kalau ditemukan kesulitan karena thermal paste pada bagian bawah heatsink menempel erat pada processor, putar-puter heatsink secara pelan-pelan hingga terlepas.
Setelah terlepas, bersihkan semua debu dan kotoran lain yang menempel pada heatsink dan kipasnya. Bersihkan juga sisa-sisa thermal paste pada bagian bawah heatsink. Bila memungkinkan, pisahkan kipas dari heatsink agar lebih mudah membersihkan dan satukan kembali bila sudah benar-benar bersih.
7. Bersihkan Processor
Angkat processor dari tempatnya, lalu bersihkan semua debu dan kotoran lain yang menempel hingga bersih. Bersihkan juga sisa thermal paste yang menempel pada processor. Jika processor sudah bersih jangan lupa untuk membersihkan dudukan processor pada motherboard.
8. Bersihkan casing
Setelah semua perangkat selesai dibersihkan, tinggal satu yang belum yaitu rumah semua perangkat komputer alias casing. Bersihkan seluruh bagian dalam dan luar casing. Gunakan kain bersih yang telah dibasahi air. Bila perlu gunakan cairan pembersih agar casing semua kotoran yang sulit bisa hilang dan casing kembali bersih seperti baru. Setelah itu keringkan hingga benar-benar kering. Pastikan tak ada sisa-sisa air dan cairan sebelum casing kembali digunakan.
CPU Bersih
9. Merakit kembali
Bila semua perangkat sudah dipastikan bersih, casing juga sudah benar-benar bersih dan kering, tahap selanjutnya adalah merakit kembali semua perangkat yang telah dibongkar ddan dibersihkan.
Dimulai dari yang pertama yaitu memasang processor pada tempatnya. Jangan lupa untuk mengoleskan thermal pada semua permukaan processor secara tipis dan merata. Kemudian pasang heatsink pada dudukannya. Jangan lupa juga untuk mengoleskan thermal paste pada bagian bawah heatsink. Pastikan semua baut pengikat mengikat dengan benar.
Setelah itu, pasang motherboard dan perangkat lain seperti semula dengan urutan terbalik pada saat membongkarnya.
10. Lakukan pengetesan
Pastikan semua perangkat telah terpasang dan tersambung secara benar. Bila perlu cek sekali lagi sebelum dilakukan pengetesan.
Dalam keadaan tutup masih casing belum dipasang, nyalakan komputer dan lihat proses yang berjalan. Apakah kipas processor sudah berputar normal, apakah kipas PSU (Power Supply Unit) juga berputar normal. Lihat juga di monitor, apakah sudah keluar tampilan komputer secara normal?
Bila masih ada yang belum normal silahkan periksa kembali, barangkali ada yang belum terpasang secara benar.
Tapi, bila semua sudah normal, berarti semua sudah beres. Tutup casing siap dipasang. Matikan dulu komputer kemudian lepas semua kabel yang terhubung ke CPU. Lalu pasang casing dan kencangkan baut.
Sambungkan kembali semua kabel seperti kabel listrik, kabel VGA atau kabel monitor, kabel mouse, kabel keyboard, kabel LAN, kabel speaker dan yang lain kalau memang ada. Komputer siap beroperasi lagi.
Itulah cara membersihkan CPU komputer dari debu dan kotoran lain step by step yang bisa dengan mudah dipraktekkan.
Selamat mencoba !
Ini ada sedikit Video buat di Lihat :v
Thanks Guys for Watching 🙂
@Dhk7
About the author