{"id":271,"date":"2016-09-15T01:00:48","date_gmt":"2016-09-15T01:00:48","guid":{"rendered":"http:\/\/prajasa.com\/?p=271"},"modified":"2016-09-16T13:31:24","modified_gmt":"2016-09-16T13:31:24","slug":"pengenalan-framework-codeigniter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/prajasa.com\/?p=271","title":{"rendered":"Pengenalan Framework CodeIgniter"},"content":{"rendered":"<h2>Apa itu framework Web ?<\/h2>\n<p><em>Web Application Framework<\/em> (WAF), atau sering disingkat <em>web framework, <\/em>adalah suatu kumpulan kode berupa pustaka (library) dan alat (loot) yang dipadukan sedemikian menjadi satu kerangka kerja (framework) guna memudahkan dan mempercepat proses pengembangan aplikasi web.<\/p>\n<p>Proses pengembangan web itu sendiri dapat dilakukan dengan beragam bahasa pemograman; bisa PHP, Phyton, Ruby, Perl, C++, Java, dan sebagainya. Saat ini, banyak bermunculan <em>framework<\/em> web yang dirancang untuk bahasa-bahasa pemograman tersebut. Di antara bahasa pemograman yang lain, <em>framework<\/em> untuk PHP memiliki varian paling banyak. Berikut ini daftar dari beberapa <em>framework<\/em> web yang dapat digunakan.<\/p>\n<p>Framework web untuk PHP :<\/p>\n<ul>\n<li>CodeIgniter<\/li>\n<li>Yii<\/li>\n<li>Zend Framework<\/li>\n<li>Lavarel<\/li>\n<li>Symfony<\/li>\n<li>CakePHP<\/li>\n<li>Phalon<\/li>\n<li>Kohana<\/li>\n<li>FuelPHP<\/li>\n<li>dll<\/li>\n<\/ul>\n<p>Framework web untuk Phyton :<\/p>\n<ul>\n<li>Django<\/li>\n<li>CherryPy<\/li>\n<li>Flask<\/li>\n<li>Pyramid<\/li>\n<li>Bottle<\/li>\n<li>Falcon<\/li>\n<li>web2py<\/li>\n<li>web.py<\/li>\n<li>TurboGears<\/li>\n<li>dll<\/li>\n<\/ul>\n<p>Framework web untuk Ruby :<\/p>\n<ul>\n<li>Ruby on Rails<\/li>\n<li>Sinatra<\/li>\n<li>Ramaze<\/li>\n<li>Padrino<\/li>\n<li>NYNY<\/li>\n<li>Nancy<\/li>\n<li>dll<\/li>\n<\/ul>\n<p>Framework web untuk \u00a0Java :<\/p>\n<ul>\n<li>Apache Struts<\/li>\n<li>JavaServer Faces (JSF)<\/li>\n<li>Spring MVC<\/li>\n<li>Tapestry<\/li>\n<li>Google Web Toolkit (GWT)<\/li>\n<li>dll<\/li>\n<\/ul>\n<p>Framework web untuk C++ :<\/p>\n<ul>\n<li>CppCMS<\/li>\n<li>Crow<\/li>\n<li>Wt<\/li>\n<li>QDjango<\/li>\n<li>dll<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sebagian besar dari framework yang tertera di atas mengimplemetasikan pola desain atau arsitektur <em>Model-View-Controller<\/em> (MVC), yang memisahkan bagian kode untuk penanganan proses bisnis dengan bagian kode untuk keperluan presentasi (tampilan). Kita akan membahas tentang pengenalan pola desain MVC pada bagian lain dalam bab ini. Pembahasan lebih detail tentang MVC akan dikaji secara terpisah pada bab lain (lihat Bab 2 &#8211; Model, View, dan Controller).<\/p>\n<p><strong>Berkenalan dengan CodeIgniter<\/strong><\/p>\n<p>CodeIgniter adalah <em>framework<\/em> web untuk bahasa pemograman PHP, yang dibuat oleh Rick Ellis pada tahun 2006, penemu dan pendiri EllisLab (www.ellislab.com). EllisLab adalah suatu tim kerja yang berdiri pada tahun 2002 dan bergerak di bidang pembuatan <em>software<\/em> dan <em>tool<\/em> untuk para pengembangan <em>web.\u00a0<\/em>Sejak tahun 2004 sampai sekarang, EllisLab telah menyerahkan hak kepemilihan CodeIgniter ke British Columbia Institute of Technology (BCIT) untuk proses pengembangan lebih lanjut. Saat ini, situs web resmi dari CodeIgniter telah berubah dari <span style=\"text-decoration: underline\"><em>www.ellislab.com<\/em><\/span> ke <span style=\"text-decoration: underline\"><em>www.CodeIgniter.com<\/em><\/span><\/p>\n<p>CodeIgniter memiliki banyak fitur(fasilitas) yang membantu para pengembang (developer) PHP untuk dapat membuat aplikasi web secara mudah dan cepat. Dibandingkan dengan \u00a0<em>framework\u00a0<\/em>web PHP lainnya, harus diakui bahwa CodeIgniter memiliki desaign yang lebih sederhana dan bersifat fleksibel (tidak kaku). CodeIgniter mengizinkan para pengembang untuk menggunakan <em>framework<\/em> masih memberi kebebasan kepada para pengembang untuk menulis bagian-bagian kode tertentu di dalam aplikasi menggunakan cara konvesional (tanpa\u00a0<em>framework<\/em>).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"slide-text-bg2\"><span>Apa itu framework Web ? Web Application Framework (WAF), atau sering disingkat web framework, adalah suatu kumpulan kode berupa pustaka (library) dan alat <\/span><\/div>\n<div class=\"slide-btn-area-sm\"><a href=\"https:\/\/prajasa.com\/?p=271\" class=\"slide-btn-sm\">Read More<\/a><\/div>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[14],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/prajasa.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/271"}],"collection":[{"href":"https:\/\/prajasa.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/prajasa.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/prajasa.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/prajasa.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=271"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/prajasa.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/271\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":295,"href":"https:\/\/prajasa.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/271\/revisions\/295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/prajasa.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=271"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/prajasa.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=271"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/prajasa.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=271"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}